Pengertian Akuntansi dan Prinsip Akuntansi (akuntansi itu mudah)

Pengertian Akuntansi


akuntansi itu mudah
Akuntansi itu memang mudah
Hai Sobat, Kali ini saya harus dan wajib dan membahas apa itu akuntansi, kenapa kog wajib ? karena akuntansi merupakan hal yang paling utama yang harus kalian pahami terlebih dahulu sebelum kalian tau lebih jauh dari akuntansi. naah, kalo giu langsung saja kita bahas dulu apa iu yang dinamakan akuntansi, pengertian akuntansi, Tujuan dari akunttansi, makna akuntansi dan semua mengenai akuntansi.
Akuntansi adalah Suatu proses pencatatan, pengidentifikasian, penggolongan, pengolahan serta penyajian suatu data transaksi dan yang berhubungan dengan keuangan pada suatu perusahaan guna untuk pengambilan suatu keputusan.


Fungsi Akuntansi 

Fungsi utama akuntansi adalah sebagai informasi keuangan suatu organisasi. Dari laporan akuntansi kita bisa melihat posisi keuangan sutu organisasi beserta perubahan yang terjadi di dalamnya.

Profesi Akuntansi


adalah suatu profesi atau pekerjaan yang ahli dalam bidang akuntansi, diantaranya adalah akuntansi publik, akuntansi pemerintahan, akuntansi intern dan akuntansi pendidik.

1. Akuntansi Publik
   adalah suatu jasa yang melayani kepentingan suatu perusahaan yang membutuhkan dengan                  menerima suatu pembayaran sebagai imbalan atas jasa yang telah diberikan. 

2. Akuntansi Pemerintahan
    adalah akuntan yang bekerja pada lembaga-lembaga pemerintah dan bertugas mengendalikan, dan       memeriksa penggunaan keuangan atau kekayaan negara dan membuat laporan hasil pemeriksaan.

Status profesi akuntansi di Indonesia
berbagai macam profesi akuntansi di Indonesia
3. Akuntansi Intern
adalah Akuntan perusahaan (intern) adalah akuntan yang bekerja di suatu perusahaan dan bertanggung jawab terhadap masalah akuntansi di perusahaan tersebut.

4. Akuntansi Pendidik
  adalah Akuntan pendidik adalah akuntan yang memiliki tugas utama mengajarkan dan mengembangkan akuntansi, misalnya dosen dan guru mata pelajaran akuntansi.

Bidang-bidang Akuntansi

  1. Akuntansi Keuangan
    Akuntansi keuangan adalah bidang akuntansi yang khusus yang melakukan proses pencatatan transaksi hingga penyajian dalam bentuk laporan keuangan. Dalam pencatatan berbagai transaksi keuangan perusahaan, akuntansi keuangan harus berpatokan kepada ketentuan-ketentuan yang diatur dalam Standar Akuntansi Keuangan (SAK).

  2. Akuntansi Biaya
    Akuntansi biaya adalah bidang akuntansi yang berhubungan dengan perencanaan, penetapan, dan pengendalian biaya produksi. Akuntansi biaya berkaitan dengan penentuan harga pokok produksi dan pengendalian biaya produksi. 

  3. Akuntansi Anggaran
    Akuntansi anggaran adalah bidang akuntansi yang berhubungan dengan penyusunan anggaran perusahaan dan kemudian membandingkannya dengan realisasinya agar dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi.

  4. Auditing/Akuntansi Pemeriksaan
    Auditing adalah bidang akuntansi yang mengkhususkan diri pada pemeriksaan catatan-catatan akuntansi secara bebas (independen). Pelaksananya disebut auditor. Auditor harus bekerja secara bebas tanpa dipengaruhi kepentingan pihak-pihak tertentu. Auditor akan memeriksa apakah pencatatan transaksi telah sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang berlaku. Dalam melakukan pemeriksaan, auditor berpatokan pada standar auditing yang berlaku.

  5. Akuntansi Manajemen
    Akuntansi manajemen adalah bidang akuntansi yang melakukan pengembangan dan penafsiran data-data akuntansi, baik data masa lalu maupun data tafsiran untuk membantu manajemen dalam mengoperasikan perusahaan. Akuntansi manajemen membantu memecahkan berbagai masalah khusus yang dihadapi manajemen, yang pemecahannya membutuhkan beberapa alternatif.

  6. Akuntansi Perpajakan
    Akuntansi perpajakan adalah bidang akuntansi yang bertugas melakukan penyiapan data yang digunakan untuk perhitungan pajak. Sehingga pajak yang dibayar perusahaan sesuai dengan peraturan pemerintah. Agar dapat bekerja dengan baik, seorang akuntan pajak harus memahami berbagai peraturan, baik yang berupa undang-undang maupun ketentuan lain tentang perpajakan.

  7. Akuntansi Pemerintahan
    Akuntansi pemerintahan adalah bidang akuntansi yang mengkhususkan diri dalam penyajian laporan keuangan dari transaksi-transaksi yang dilakukan oleh pemerintah. Akuntansi ini berkaitan dengan pembuatananggaran negara beserta laporan realisasinya. Akuntansi ini bermanfaat untuk mengendalikan pengelolaan keuangan negara.

  8. Sistem Akuntansi
    Sistem akuntansi adalah bidang akuntansi yang melakukan perencanaan prosedur pencatatan, pengikhtisaran, dan pelaporan data keuangan. Sistem akuntansi harus menciptakan suatu sistem yang dapat mempermudah pengelolaan dan pengendalian perusahaan.

  9. Akuntansi Pendidikan
    Akuntansi pendidikan adalah bidang akuntansi yang berkaitan dengan pengembangan pendidikan akuntansi dalam rangka menyebarkan ilmu akuntansi. Akuntansi bisa dikembangkan dengan cara memasukkan akuntansi ke kurikulum sekolah.

5 Prinsip Dasar Akuntansi


5 Prinsip Dasar Akuntansi
Prinsip Dasar akuntansi
1. Prinsip Biaya Historis (Historical Cost Principle)
Perusahaan di wajibkan untuk memperlakukan sebagian besar aktiva dan kewajiban dilaporkan dan di catat sesuai harga akuisi. Hal tersebut di maksudkan karena Biaya dapat di andalkan dengan keunggulan lebih baik di bandingkan dengan penilaian lainnya.

2. Prinsip Pengakuan Pendapatan (revenue recognition principle)
Pendapatan biasanya di akui sebagai pendapatan ketika telah di realisasikan dan hal tersebut yang biasa di kenal sebagai prinsip pengakuan pendapatan. Lalu kapan pendapatan itu di katakan di realisasikan ?. Pendapatan baru di katakan terealisasi saat produk barang atau jasa telah di tukar dengan kas atau klaim atas kas.
3. Prinsip Penandingan (Matching Principle)
Prinsip penandingan adalah ketika perbandingan dapat di lakukan antara pendapatan dan biaya untuk memperoleh pendapatan tersebut. Perlu untuk di ingat, beban yang di maksud adalah beban yang secara langsung memberikan kontribusi dalam memperoleh pendapatan tersebut. Atau dengan kata lain bahwa proses pencapaian (Beban) dapat di bandngkan dengan hasil pencapaian (Pendapatan) dengan sebuah catatan bahwa hal tersebut masuk akal (rasional) dan bisa di terapkan.
4. Consistency Principle atau Prinsip Konsistensi.
Agar supaya laporan keuangan bisa kita bandingkan dari tahun ke tahun, maka metode dan prosedur yang kita gunakan dalam proses akuntansi harus diterapkan secara konsisten dari tahun ke tahunnya. Sehingga jika nanti terdapat perbedaan, maka kita bisa segera mengetahuinya bahwa perbedaan itu bukanlah selisih akibat dari penggunaan metode yang berbeda. Bukan berarti konsistensi dimaksudkan sebagai larangan dalam mengganti metode, tapi masih ada kemungkinan untuk melakukan perubahan metode yang sudah dipakai.

5. Prisip Pengungkapan Penuh (Full Disclosure Principle
Perinsip pengungkapan penuh adalah proses yang biasa di lakukan dalam menyajikan sebuah informasi yang di pandang cukup dan dapat dijadikan penilaian dan pengambilan sebuah keputusan. Maksudnya adalah bahwa informasi keuangan yang ada dalam laporan keuangan menggambarkan serangkaian penilaian.

3 komentar: